Eks Timnas Singapura Ungkap Unsur Hoki Saat Arema Menjuarai ISL

108 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

Web Agen Game Depo / WD Link
AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Eks Timnas Singapura Ungkap Unsur Hoki Saat Arema Menjuarai ISL - Arema sukses menjadi juara Indonesia Super League 10 th. lalu. Artinya dalam satu dekade terakhir, tim berjulukan Singo Edan ini tak lagi menjuarai persaingan kasta tertinggi Indonesia, jika turnamen pramusim. Mantan pemain Arema asal Singapura, Muhammad Ridhuan, baru saja membeberkan lebih dari satu hal unik yang menjadi hoki Arema saat menjadi juara pada 10 th. silam.

Ridhuan merupakan pemain asing Arema selagi menjadi juara ISL. Bersama kompatriotnya, Noh Alam Shah, Muhammad Ridhuan sukses merasakan keberhasilan bersama dengan Singo Edan selagi itu.

Namun, Ridhuan mengakui ada lebih dari satu hal yang Situs Poker Online dianggap sebagai hoki. Tak ada yang menyangka pemilihan no punggung adalah yang dimaksud oleh pemain yang dulu bersinar bersama dengan Timnas Singapura itu.

"Coach Robert Alberts mengatur lebih dari satu hal yang bisa dibilang sebagai hokinya. Seperti aku gunakan no 6, Along kenakan no 12, dan Kurnia Meiga kenakan no 1. Padahal kiper utama pada awal musim itu Markus Horison," ujar Ridhuan dalam sebuah live instagram, Rabu (7/5/2020) malam.

Selama ini, pemilihan no punggung itu sebetulnya tidak terkuak. Kebanyakan orang mengira jika hal itu telah menjadi pilihan tiap-tiap pemain. Ternyata, ada lebih dari satu no yang sengaja diputuskan sendiri oleh pelatih Robert Alberts.

Selain itu, ada satu hal lain yang juga keluar sepele. Namun, ternyata menjadi keputusan pelatih asal Belanda tersebut.

“Waktu itu jersey yang dikenakan atasan dan bawahan biru. Tapi, kaus kaki merah. Kalau gunakan warna merah, kaus kaki warna biru. Ini juga pilihan pelatih,” ungkap mantan pemain Arema itu.

Memang unik karena perpaduan warna merah bersama dengan biru gelap menjadi tidak begitu cocok. Namun, kolaborasi warna itu kini lagi diusung oleh Arema FC pada musim 2020.

Jersey utama warna biru dipadukan bersama dengan kaus kaki warna merah. Tujuannya mengusung stimulan juara 10 th. silam.

Sebenarnya masih ada satu hal lain yang menjadi ciri khas Robert saat membawa Arema juara. Pelatih yang kini menangani Persib Bandung itu selalu gunakan t-shirt warna putih bersama dengan sinyal tangan seluruh pemain tiap-tiap mendampingi tim dalam pertandingan. Kebiasaan yang tak dulu dikerjakan pelatih Arema lainnya.

Tapi, di luar hal-hal sepele tersebut, Arema pada musim 2010 sebetulnya menjelma menjadi tim yang tangguh. Komposisi pemainnya sebetulnya tidak bertabur bintang.

Namun, selagi itu Robert mendatangkan sejumlah pemain potensial yang sebetulnya cocok bersama dengan strateginya, layaknya Ridhuan dan Along. Serta sederet pemain yang pada mulanya tidak cukup mentereng, layaknya M. Fakhrudin, Zulkifli Syukur, Irfan Raditya dan yang lainnya.

Tags: #Timnas Singapura

Leave a reply "Eks Timnas Singapura Ungkap Unsur Hoki Saat Arema Menjuarai ISL"

Author: 
    author