Bojan Hodak Terancam Senasib dengan Robert Alberts dan Hans-Peter Schaller

148 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

Web Agen Game Depo / WD Link
AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Bojan Hodak Terancam Senasib dengan Robert Alberts dan Hans-Peter Schaller - Kelanjutan Shopee Liga I 2020 yang tak menyadari menyusul meluasnya wabah Covid-19 sebabkan para pelaku sepak bola Indonesia terancam kehilangan pekerjaan. Satu di pada yang nasibnya terancam adalah Bojan Hodak pelatih asal Kroasia yang baru direkrut manajemen PSM Makassar mengambil alih peran Darije Kalezic jelang persiapan kompetisi.

Sebelumnya Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan, dalam IDN Poker Online Rapat Umum Dengar Pendapat (RUDP) bersama Komisi X DPR RI, Kamis (9/4/2020), mengungkapkan barangkali membatalkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 jika pemerintah memperpanjang status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia yang sedianya berakhir 29 Mei 2020.

Artinya, Bojan terancam bernasib aku bersama koleganya terdahulu, Robert Alberts dan Hans Peter Schaller, karena PSM tak mampu melanjutkan kompetisi yang diikutinya. Robert mengalaminya terhadap Liga Super Indonesia 2010=2011.

Pelatih asal Belanda itu hengkang berasal dari PSM Makassar karena klub kebanggaan Kota Daeng itu membelot ke Liga Prima Indonesia yang tak dianggap oleh PSSI. Robert tak sudi melatih klub yang tidak berlaga terhadap kompetisi resmi.

Begitu pula bersama Hans-Peter Schaller (Austria) yang mengambil alih peran Alfred Riedl yang pulang ke negaranya sebelum Liga Super Indonesia 2015 dimulai. Peter Schaller cuma membawa timnya tampil dua kali karena kompetisi terhenti menyusul sanksi FIFA ke PSSI yang berseteru bersama Pemerintah.

Nasib yang barangkali saja bakal dialami Bojan tingkatkan deretan pelatih asing yang kurang bernasib baik kala menanggulangi PSM. Dari 15 pelatih asing yang pernah menanggulangi PSM termasuk Bojan, belum tersedia satu pun yang pernah membawa Juku Eja meraih trofi juara Liga Indonesia.

Memang tersedia Henk Wullems yang masuk dalam tim PSM waktu berjaya di Liga Indonesia 1999/2000. Tapi, status pelatih berpaspor Belanda itu adalah Direktur Teknik. Sementara posisi pelatih kepala dipegang oleh Syamsuddin Umar.

Begitu pula terhadap 2019 lalu, Darije Kalezic sebetulnya menghapus dahaga gelar PSM Makassar. Tapi, pelatih berdarah Bosnia itu melakukannya di Piala Indonesia sehabis menghilangkan Persija Jakarta di partai puncak.

Tags: #Bojan Hodak

Leave a reply "Bojan Hodak Terancam Senasib dengan Robert Alberts dan Hans-Peter Schaller"

Author: 
    author